Ketua KPK Firli Bahuri Didesak Mundur

publicanews - berita politik & hukumKetua KPK Firli Bahuri dicek suhu tubuhnya sebelum memulai sebuah acara di Gedung KPK, 5 Maret 2020. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri mundur dari jabatannya. ICW beranggapan penuntasan kasus korupsi di bawah kepimpinan Firli sebuah narasi omong kosong belaka.

Menurut peneliti ICW Kurnia Ramadhana, sudah dua bulan eks caleg PDIP Harun Masiku tidak bisa ditangkap. Bahkan, publik juga tidak mengetahui sudah sejauh mana perkembangan pencarian terhadap tersangka penyuap Komisioner KPK Wahyu Setiawan itu.

Kurnia Imembandingkan penanganan perkara Harun dengan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazarudin yang bisa ditangkap di Cartagena, Kolombia, dalam jangka waktu 77 hari.

"Maka dari itu lebih baik saudara Firli Bahuri mengundurkan diri saja dari struktur pimpinan KPK. Sebab, ia tidak mampu membawa KPK ke arah yang lebih baik. Justru yang tampak adalah semakin menurunnya kepercayaan publik pada KPK," ujar Kurnia saat dikonfirmasi, Kamis (12/3).

KPK di bawah kepimpinan Firli, ia menambahkan, mengalami kemunduran yang luar biasa. Menurut Kurnia, pasca dilantik pada Desember 2019 lalu belum ada kinerja yang dicapai.

"Malah yang muncul ke publik adalah tindakan-tindakan kontroversialnya," ujarnya.

Ia mencontohkan Firli menjadi koki sambil memasak nasi goreng di saat ‘pekerjaan rumah’ KPK belum selesai Kunjungan ke berbagai lembaga negara yang tidak memiliki nilai urgensinya, lalu upaya paksa mengembalikan penyidik KPK Rossa ke instansi asal.

Hal senada disampaikan Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari. Ia menduga KPK memang sedari awal tidak ada niatan untuk menangkap Harun.

Feri tidak yakin aparat tidak mengetahui keberadaan Harun, tapi membiarkan caleg PDIP itu seolah-olah tidak terlihat.

"Dengan kecanggihan KPK dalam menemukan buron selama ini, maka yang bermasalah itu adalah tidak adanya niat pimpinan untuk menemukan Harun Masiku," kata Feri di tempat terpisah.

Menurutnya, pernyataan pimpinan KPK terlihat hanya sebagai upaya mengulur-ulur waktu tanpa ada kepastian sikap. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top