Warga Protes, 188 Kru Kapal World Dream Tiba di Pulau Sebaru

publicanews - berita politik & hukumWNI kru kapal World Dream disemprot cairan desinfektan saat menaiki KRI dr Soeharso yang difasilitasi TNI AL, di Selat Durian Kepulauan Riau, Rabu (26/2). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - WNI pekerja kapal World Dream tiba di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (28/2) siang. Sebanyak 188 kru kapal pesiar itu akan menjalani observasi selama 14 hari di pulau yang sudah dibangun oleh pengusaha Tommy Winata itu.

Para pekerja itu kemudian dipindahkan dari KRI dr Suharso-990 menggunakan Landing Craft Utility (LCU), yaitu jenis kapal amfibi yang berdaya tampung 60 orang.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan Presiden Joko Widodo memantau evakuasi kru kapal tersebut. "Presiden setiap saat memantau proses evakuasi kemanusiaan tahap dua dari World Dream ke Pulau Sebaru Kecil," kata Fadjroel, Jumat siang.

Sementara itu, warga Sebaru melakukan aksi penolakan. Ketua DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lukman Hadi membuat surat terbuka. Warga meminta agar observasi dilakukan di kapal dengan radius 100 mil dari pulau.

"Karena saat ini kami tahu masalah ini tidak hanya berdampak kepada fisik, tetapi juga mental masyarakat Kepulauan Seribu," ujar Lukman Hadi.

Menurut Lukman, penempatan kru kapal tersebut akan mengganggu sektor pariwisata yang menjadi andalan masyarakat Kepulauan Seribu.

Jumlah WNI pekerja Kapal World Dream yang dievakuasi terdiri dari 62 perempuan dan 126 pria.

Hari ini, Pemerintah juga mengirimkan tim penjemput 68 WNI dari kapal pesiar Diamond Princess yang kini bersandar pelabuhan Yokohama, di Jepang. Mereka akan dievakuasi menggunakan pesawat dan diperkirakan juga akan dikarantina di Pulau Sebaru Kecil. (feh)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top