Jokowi Bantah Ada Reshuffle Segera

publicanews - berita politik & hukumPresiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Facebook/@Jokowi)
PUBLICANEWS, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan belum ada rencana melakukan pergantian menteri alias reshuffle Kabinet Indonesia Maju.

Bahkan, kata Jokowi, ia bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin belum kepikiran merombak kabinet yang dilantik pada 23 Oktober 2020. "Sampai detik ini saya dan Pak Wapres belum berpikir ke sana," ujar Jokowi di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (26/2).

Kemarin, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko menyampaikan hal senada. Menurutnya, kinerja menteri tengah kencang-kencangnya. "Isu dari mana, sih? Ah enggak, orang lagi kerja kenceng begini, reshuffle bagaimana,” katanya, kemarin.

Namun Moeldoko menambahkan bahwa soal pencopotan menteri merupakan hak prerogratif Presiden. "Ya, itu 'kan hak beliau untuk selalu melihat perkembangan kementerian. Apakah kebijakan-kebihakan ter-deliver dengan baik atau tidak. Beliau pasti punya catatan, biasa itu,” ujarnya.

Kabar perombakan pembantu presiden itu mengemuka setelah salah satu relawan Jokowi, Dede Budhyarto, mencuit ucapan Jokowi untuk wanti-wanti kepada menteri.

"Pengen cerita hasil pertemuan dgn Presiden @jokowi, eh pulang dari Istana Bogor malah sakit. Intinya bakal ada resafel tunggu saja yah. Menteri yg kinerjanya ndak bagus klen bakalan dicukupkan," Dede mencuit.

Cuitan Dede itu setelah bersama para influencer atau buzzer mengadakan pertemuan dengan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/2) pekan lalu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top