Rapat Bahas Banjir, 3 Gubernur Absen Bikin DPR Meradang

publicanews - berita politik & hukumKomisi V DPR saat melakukan kunjungan kerja ke Bendungan Karian di Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (20/2). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tiga gubernur kompak tidak hadir dalam rapat dengan Komisi V DPR membahas soal banjir. Ketiganya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta Gubernur Banten Wahidin Halim.

Mereka hanya mengutus wakilnya masing-masing. Anies diwakili Asisten Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang Vera Revina Sari, Ridwan mengirim Sekda Pemprov Jabar Setiawan Wangsaatmaja, dan Wahidin mengutus Sekda Pemprov Banten Al Muktabar.

Ketidakhadiran pimpinan daerah itu langsung menjadi cercaan anggota DPR. Mereka membandingkan dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang justru bersedia hadir.

"Rapat yang begitu pentingnya seperti ini, Pak Menteri saja sudah berkenan hadir, seluruh mitra kota berkenan hadir, kenapa yang lainnya tidak. Untuk apa kita hadir di sini kalau yang berkepentingan saja tidak ada di sini. Saya kira perlu dievaluasi," kata anggota Komisi V Sadarestuwati dari Fraksi PDIP, Rabu (26/2).

Sadarestuwati mempertanyakan kenapa para gubernur yang diundang malah tidak hadir. "Sebenanya yang kita undang ini gubernur dari masing-masing provinsi. Ini adalah rapat yang sangat penting, ini bukan hanya untuk kita yang ada di sini, tapi ini untuk seluruh masyarakat mulai Jabar sampai DKI, khususnya yang ada di DKI," ujarnya.

Kegeraman juga disampaikan anggota Komisi V DPR Fraksi Nasdem Roberth Row. Ia menuding para gubernur tidak punya hati. "Tidak usah lagi pimpinan daerah sok pintar lakukan itu maka itu bisa teratasi semuanya tidak usah sok jagolah itu bukan orang bodoh yang buat itu ahli. Kita tidak perlu capaikan diri kita tapi percuma kalau kepala daerah tidak punya hati untuk itu," katanya.

Rapat awalnya dijadwalkan pukul 10.00 WIB, tapi baru dimulai 10.40 WIB. Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi V Lazarus dan dinyatakan terbuka untuk umum. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top