Yasonna: Pemerintah Tak Larang Rizieq Syihab Pulang

publicanews - berita politik & hukumRizieq Syihab (Foto: Tagar)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly menegaskan pemerintah tidak pernah melarang Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab pulang ke Tanah Air. Demikian pula, tidak ada surat dari Pemerintah Arab Saudi mencekal Rizieq yang kini tinggal di Mekkah.

"Pemerintah tidak ada melarang (Rizieq Shihab) untuk kembali (ke Indonesia). Kalau mau kembali, kembali saja," kata Yasonna menjawab pertanyaan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra Muhammad Syafi'i, di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/2).

Dalam rapat kerja bersama itu, Yasonna juga memastikan Rizieq tidak masuk dalam daftar cekal di Direktorat Jenderal Imigrasi. "Dalam sistem free, anytime, kalau beliau mau masuk, ya masuk saja," ujar politikus PDIP itu.

Yasonna juga menyatakan hingga saat ini tidak ada permintaan pencekalan Pemerintah RI kepada Arab Saudi. Sebaliknya, Yasonna juga memastikan tidak ada pencekalan dari Kerajaan Saudi.

Sekretaris Umum FPI Munarman dalam keterangannya pada pertengahan Februari lalu menyebutkan, Rizieq tengah mempersiapkan kepulangannya. "Beliau sedang mengurus kepulangannya," kata eks Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) itu.

Pengacara Rizieq, Sugito Prawiro, menjelasan kliennya segera pulang bila telah menyelesaikan persoalan imigrasi. Ia menyebut persoalan terbesar adalah pencekalan yang dilakukan Pemerintah Indonesia.

Diketahui, Rizieq telah meninggalkan Tanah Air sejak 26 April 2017. Ia bertolak ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah umrah. Kepergiaannya bersamaan dengan penetapan terangka kasus chat mesum dengan Firza Husein. Polri telah menghentikan kasus pornografi itu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top