KPK Telah Keluarkan 50 Surat Perintah Penyadapan

publicanews - berita politik & hukumKetua KPK Firli Bahuri dan anggota Dewas Artidjo Alkostar (kiri) dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, 27 Januari 2020. (Foto: lontar)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sepanjang kepemimpinan Jilid V ini, KPK telah mengeluarkan lebih dari 50 Surat Perintah Penyadapan (Sprindap). Wakil Ketua KPK Alexander Marwata memastikan Dewan Pengawas (Dewas) tidak mempersulit pengeluaran Sprindap tersebut.

"Udah ada kalau 50 sprindap saja sudah ada. Saya kira lebihlah dari 50. Hampir tiap hari saya tanda tangan Sprindap," ujar Alexander dalam keterangannya di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/2).

Ia memastikan Dewas juga kooperatif. "Banyak yang sudah kita keluarkan, termasuk Sprindap sudah banyak saya pastikan. Dan saya pastikan Dewas tidak mempersulit. Hampir semua Sprindap itu dikabulkan kok," ia menjelaskan.

Pelonjakan Sprindap ini terjadi sesudah pimpinan KPK bersama Dewas menggelar rapat kerja dengan Komisi III di Gedung DPR, Jakarta Pusat, 27 Januari 2020. Saat itu Ketua KPK Komjen (Pol) Firli Bahuri mengatakan belum melakukan penyadapan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top