RUU Omnibus Law

Kontroversi Ubah UU dengan PP, Jokowi: Ya Enggak Mungkin

publicanews - berita politik & hukumPresiden Joko Widodo. (Foto: facebook/@Jokowi)
PUBLICANEWS, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara soal Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Pasal 170 ayat 1. Pasal tersebut berisi tentang kewenangan pemerintah mengubah undang-undang (UU) dengan peraturan pemerintah (PP).

Menurut Jokowi, pemerintah selalu terbuka bersama DPR bila hendak melakukan perubahan UU.

"Ya enggak mungkin, kita pemerintah bersama DPR selalu terbuka," ujar Jokowi usai menghadiri rapat koordinasi nasional investasi untuk Indonesia Maju yang digelar Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (20/2).

RUU Omnibus Law yang sudah di parlemen, ia menambahkan, sangat terbuka untuk mendapat masukan dari masyarakat. "Pemerintah membuka seluas-luasnya masukan. DPR juga saya kira akan membuka seluas-luasnya masukan mungkin lewat dengar pendapat," katanya.

Jokowi menjelaskan bahwa proses pembahasan di DPR diperkirakan memakan waktu 3 hingga 5 bulan. Masih ada waktu untuk memberikan masukan. Presiden mengatakan sangat menunggu masukan dari semua elemen masyarakat.

"Wong satu per satu belum dilihat sudah dikritik, ini belum UU lho ya. RUU yang baik asosiasi, serikat, masyarakat masih bisa memberikan masukan kepada pemerintah, kementerian, maupun DPR," ujarnya.

Naskah RUU Omnibus Law Cilaka pasal 170 ayat 1 mengundang polemik meski Menko Polhukam Mahfud MD dan Menkumham Yasonna A Laoly memastikan pemerintah tidak akan mengubah suatu beleid hanya dengan PP.

Adapun Pasal 170 ayat (1) yang dipersoalkan berbunyi:
"Dalam rangka percepatan pelaksanaan kebijakan strategis cipta kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1), berdasarkan Undang-Undang ini Pemerintah Pusat berwenang mengubah ketentuan dalam Undang-Undang ini dan/atau mengubah ketentuan dalam Undang-Undang yang tidak diubah dalam Undang-Undang ini".
(feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top