Prabowo Sesalkan Hanya Bisa Sapa WNI asal Wuhan dari Dalam Bus

publicanews - berita politik & hukumMenteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menlu Retno Marsudi. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Natuna - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto minta maaf tidak bisa kontak langsung dengan 238 WNI yang menempati lokasi observasi di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (5/2).

"Beliau menyesalkan dan mohon maaf kepada 238 WNI di sana karena aturan yang ketat selama masa observasi tidak diizinkan kontak langsung, beliau hanya bisa menyapa dari dalam bus," kata Stafsus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antarlembaga Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak kepada wartawan, Rabu siang.

Menurut Dahnil, Prabowo memaklumi kondisi tersebut. Suatu langkah preventif sesuai prosedur.

Prabowo bertopi koboi didampingi Menteri Kesehatan Terawan memantau penanganan masa observasi sekaligus pengecekan semua kelayakan pangkalan militer yang digunakan sebagai tempat observasi.

"Menhan mengecek semua kelayakan pangkalan militer yang digunakan sebagai tempat observasi bagi 238 WNI tersebut," ujar Dahnil.

Sejak tiba dari Wuhan, Tiongkok, Minggu (2/2), sebanyak 238 WNI menjalani observasi terkait virus Corona. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top