Dikonfirmasi Soal Harun Masuki, Ketua KPK: Bisa Bersabar?

publicanews - berita politik & hukumSuasana rumah istri Harun Masiku di Gowa, Senin (20/1). (Foto: Rakyatku)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua KPK Firli Bahuri didampingi keempat wakil ketua mendatangi DPR. Mereka hendak mengadakan rapat kerja dengan Komisi III DPR. Saat tiba, pimpinan KPK enggan memberi keterangan kepada wartawan.

"Jangan kasih komentar, jangan berkomentar. Kita kan di Komisi III ketemunya, makanya kita ke sini. Kita ketemu dulu sama Komisi III ya," ujar Firli di Gedung Nusantara II DPR RI, Senin (20/1).

Ketika dikonfirmasi soal buron politikus PDIP Harun Masuki, Firli enggan memberikan komentar. "Bisa bersabar? Nanti saya jelasin ya. Berikan kita kesempatan dulu untuk ke Komisi III," kata Firli sambil bergegas berjalan.

Hingga kini keberadaan tersangka kasus suap Komisiner KPU Wahyu Setiawan itu masih misteri. Istri harun, Hilda mengatakan tidak mengetahui keberadaan suaminya.

"Harun tidak ada di sini. Kalau tidak percaya, silakan masuk ke dalam (rumah) dan periksa," kata Hilda kepada wartawan, di rumahnya di kompleks Perumahan Bajeng Permai, Gowa, Sulawesi Selatan, Senin pagi.

Keberadaan eks caleg PDIP itu diberitakan sudah kembali dari Singapura pada 7 Januari 2020, sehari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Wahyu Setiawan.

Hal itu membuat politikus Partai Demokrat mendesak Kemenkum HAM membuka CCTV di Bandara Soekarno Hatta dan membuka manifes penerbangan Batik Air.

Harun Masiku menjadi tersangka kasus suap komisioner KPK . Eks politikus Partai Demokrat itu dijagokan PDIP menjadi anggota DPR pergantian antarwaktu (PAW). Untuk memuluskan jalannya menuju Senayan diduga Harun menyiapkan dana hampir Rp 900 juta. (feh)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top