Disanjung BG Berpotensi Menang Pilpres 2024, Ini Jawaban Sandiaga Uno

publicanews - berita politik & hukumSandiaga Uno (Dok Tim Media Sandiaga Uno)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua Pengurus Besar (PB) Esports Indonesia Budi Gunawan (BG) menyanjung mantan cawapres Sandiaga Uno berpotensi memenangi Pilpres 2024. Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) mengatakan hal itu saat pelantikan pengurus cabang olahraga game itu.

"Kita curi start untuk kampanye kan tidak masalah," seloroh BG, disambut tawa para tamu undangan, termasuk Sandiaga Uno, dalam acara pelantikan PB Esports Indonesia di Hotel Kempinski Jakarta, Sabtu (18/1).

Ia menyebut bahwa bonus demografi Indonesia akan mencapai 52 persen pada 2024. Mantan Wakapolri itu kemudian mengaitkan persentase anak muda penggemar esports yang bisa menyumbang banyak suara bagi Sandiaga.

"Saya ulangi. 52 persen (bonus demografi). Bagi yang maju di [Pilpres] 2024, esports ini sangat strategis," ujar pria yang akrab disapa BG itu.

"Kami sangat meyakini bahwa dengan dukungan dari esports maka kelompok milenial dan gen Z akan bersatu untuk memenangkan Sandiaga Uno," katanya menyanjung Sandi yang menjabat Dewan Pembina PB Esports disambut riuh tepuk tangan para tamu.

Sementara itu, dalam sambutannya, Sandi mengatakan apa yang dilontarkan oleh BG hanya sebatas guyonan.

"Saya menyikapinya sebagai ada pesan guyon mungkin juga ada pesan penyemangat," ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Sandi mengataķan posisinya sebagai Dewan Pembina di induk cabang olahraga itu harus dipisahkan dari apapun, termasuk urusan politik.

"Seperti Pak Presiden bilang, 2024 masih sangat jauh," kata Sandi menambahkan.

Dalam pelantikan tersebut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua KONI Pusat Marciano Norman, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Dewan Pembina PB Esports Sandiaga Uno, serta perwakilan dari 23 tim esports Indonesia. (feh)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top