Cendekiawan NU Sebut Cebong dan Kampret Tetap Warnai Pilpres 2024

publicanews - berita politik & hukumIluatrasi
PUBLICANEWS, Jakarta - Pemilihan presiden (Pilpres) 2024 masih akan diwarnai pertempuran antara cebong dan kampret. Hal itu disampaikan cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU)
Ulil Abshar Abdalla.

Saya tidak seoptimis Anda Mas. Saya menduga, polorisasi ala cebong-kampret masih terung berlangsung dengan warna yang berbeda," ujar Ulil dalam cuitannya, Minggu (15/12).

Ulil menanggapi cuitan eks anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta Marco Kusumawijaya.

Marco dalam cuitannya, optimistis akan munculnya tujuh sosok yang akan mewarnai Pilpres, 5 tahun mendatang.

"Apakah ada harapan bagi masa depan Indonesia pasca 2024? Ada! Anies, Sandi, dua Emil, AHY, Puan....(tambahkan),"
tulis Marco dalam akun Twitter @kusumawijaya.

Marco kemudian berhara orang-orang pilihannya itu nantinya mampu bersaing sehat demi kepentingan bangsa dan tidak mudah terprovokasi negatif yang berasal dari lingkungan terdekat.

"Semoga persaingan yang jujur dan adil mematangkan mereka dan memberi RI yang terbaik. Semoga mereka tidak dipengaruhi unsur-unsur jahat di kalangan orang dekat mereka,"
ia menekankan. (feh)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top