Disebut Dungu dan Preman, Henry Yoso Polisikan Rocky dan Andi Arief

publicanews - berita politik & hukumRocky Gerung. (Foto: YouTube)
PUBLICANEWS, Jakarta - Politikus PDIP Henry Yosodiningrat kembali menyambangi Bareskrim Polri. Kali ini, ia melaporkan pengamat politik Rocky Gerung dan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief.

Polisi menerima laporan anggota Komisi III DPR itu. Laporan terhadap @RockyGerung terdaftar dengan nomor LP/B/1042/ 2019/Bareskrim. Sedangkan untuk akun @AndiArief dengan nomor LP/1043/2019/Bareskrim.

Eks dosen Filsafat UI Rocky Gerung dilaporkan, katanya, karena mengunggah narasi penghinaan padanya. "Saya tidak dapat menerima perbuatan itu dan menuntut Rocky dihukum," kata pendiri Granat itu di Bareskrim, Rabu (11/12).

Henry mempersoalkan tulisan Rocky di akun Instagramnya pada Senin (9/12). “Yang nge-lapor Dungu sih. Reposted from @tempodotco – Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri menolak laporan politikus PDIP Henry Yosodiningrat terhadap Rocky Gerung. Henry mengaku kecewa karena laporannya tersebut tidak diterima," bunyi tulisan di akun @rockygerungofficial_ .

Henry mengatakan, unggahan status Rocky tersebut menghinanya. "Saya adalah seorang yang sangat terpelajar dan telah memperolah gelar akademik tertinggi (doktor dalam ilmu hukum) dengan predikat cum laude," Henry menegaskan.

Sedangkan terhadap Andi Arief, Henry mempersoalkan cuitan di akun @AndiArief_ pada Senin (9/12). Cuitannya: “Kawan-kawan PDIP yang sekarang ada dan mendapatkan posisi dalam partai dan kekuasaan -. mayoritas PDIP otot, Faksi otak tersingkir. Itu penjelasan kenapa Preman seperti Hendriyosodiningrat melaporkan Rocky Gerung”.

Menurut Henry, cuitan aktivis '98 itu telah mencemarkan nama baiknya. "Bahwa kalimat tersebut, dalam hal ini yang menyebut “Preman seperti 'Hendriyosodiningrat' adalah merupakan penghinaan," kata pengacara kondang itu.

Menurut Henry keduanya diadukan melanggar asal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) tentang Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik.

Cuitan Rocky dan Andi menyusul penolakan pelaporan Henry ke Bareskrim pada Senin awal pekan ini. Saat itu, Henry merasa keberatan atas pernyataan Rocky yang menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak paham Pancasila.

Pernyataan Rocky dalam ILC tvOne kata Henry, telah menghina presiden. Namun, pelaporannya ditolak polisi karena tidak membawa surat kuasa dari Jokowi.

Sementara itu, dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Rocky mengatakan tidak memiliki akun lain kecuali Twitter. (feh)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. Iis_osya @iis_osya12 Desember 2019 | 20:52:34

    Wah seru nih. Lumayan buat meramaian berita di media elektronik.

  2. Iqra @ayobaca12 Desember 2019 | 16:45:19

    Eee buseeeehhhhh...ga abis-abis ya? G ada yg lebih penting apa utk mikirin rakyat....kan d gaji negara.

Back to Top