Pamit, Tsani Annafari Bantah Provokasi Pegawai KPK

publicanews - berita politik & hukumPenasihat KPK Tsani Annafari menemui wartawan peliput di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (29/11). Ia pamit karena menggundurkan diri. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Penasihat KPK Tsani Annafari berpamitan pada awak media yang biasa meliput di Gedung KPK. Ia mengatakan SK pengunduran dirinya sudah ditandatangani. Per 1 Desember 2019, Tsani resmi tidak menjadi penasihat KPK.

"Jadi kemarin saya mendapat info dari koordinator Sekertaris pimpinan bahwa SK pemberhentian saya sudah ditandatangani. Nah, SK ini merupakan respon dari permohonan saya yang saya sudah ajukan per tanggal 13 September kemarin," ujar Tsani di depan lobi Gedung KPK Jakarta, Jumat (29/11).

Pengunduran diri ini, ia menambahkan, merupakan bentuk komitmen atas kritiknya terhadap proses pemilihan komisioner jilid V KPK. Ia mengaku lega dan akan kembali ke institusi awalnya, yakni Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan.

Namun Tsani meluruskan rumor bahwa tindakannya ini sebagai bentuk provokasi terhadap pegawai KPK lainnya untuk melakukan hal serupa. "Nah, pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan saya tidak ingin dianggap memprovokasi temen-temen di KPK agar mundur juga," katanya.

Alex Marwata Benarkan Penasihat KPK Mengundurkan Diri

Ia bahkan meminta pegawai KPK tetap bertahan menjaga agar api pemberantasan korupsi tidak padam. "Kalau pun Anda bagian kecil, andai saja kerikil, pastikan Anda menjadi orang yang mempunyai niat pada lembaga ini, amanat ini. Saya juga mendorong agar temen-temen tetap semangat berkerja memberikan yang terbaik," ujarnya.

Tsani mengaku bangga pernah jadi bagian dalam instansi pemberantasan korupsi. Tidak ada orang yang tidak bangga bekerja di KPK.

Ia juga berpesan semoga para wartawan KPK dapat terus menjadi bagian dari upaya pemberantasan korupsi. "Kami tidak ada tanpa Anda. Karena KPK itu apa sih? Hanya gedung dan orang-orang --kalau Anda tidak memberikan dukungan," kata Tsani. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top