Viral #JokowiTakutFPI, Alumnus 212: Jokowi Merangkul, Bukan Memukul

publicanews - berita politik & hukumMenteri Agama Fachrul Razi. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pemerintah mengisyaratkan akan memperpanjang izin ormas Front Pembela Islam (FPI). Meski surat keputusan belum dikeluarkan, tetapi Kemenko Polhukam dan Kementerian Agama telah sepakat memberi lampu hijau ormas bentukan Rizieq Syihab itu sebagai organisasi massa yang diakui keberadaannya oleh Pemerintah.

Sinyal itu memunculkan tagar #JokowiTakutFPI yang menduduki posisi teratas sebagai topik yang paling banyak dibicarakan sepanjang hari ini. Cuitannya tembus di atas angka 15,9 ribu.

Aktivis '98 sekaligus alumnus 212 Faizal Assegaf pun nimbrung. Ia menyebut pengguna tagar itu tidak paham langkah politik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Yang buat tagar #JokowiTakutFPI jelas belum paham dengan arah politik @jokowi yang belakangan lebih memilih merangkul daripada memukul," katanya melalui akun @faizalassegaf, Kamis (28/11).

Faizal yang sudah didepak dari PA 212 itu kemudian membandingkan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kembali diajak Jokowi masuk BUMN.

"Jangankan FPI, Ahok alias @basuki_btp yang dituding maling uang negara dan penista kesucian Al Quran, toh dirangkul. Kebersamaan itu indah!" ujar Faizal membela Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan ia mendukung perpanjang masa berlaku surat keterangan terdaftar (SKT) FPI.

"Tadi ngomong FPI saya mengatakan bahwa saya yang pertama mendorong FPI untuk bisa diberikan izin lagi, meskipun sebagian orang belum setuju," ujar Fachrul yang pernah dekat dengan Rizieq dan sempat berjarak ketika ia mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 itu.

Fachrul juga memuji FPI yang sebelumnya sebagai ormas pengungkit Pancasila dan kerap melanggar hukum menjadi ormas setia kepada NKRI. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top