UAS Haramkan Catur, Menag: Enggak Usah Ditanggapi

publicanews - berita politik & hukumUstad Abdul Somad. (Foto: YouTube)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menteri Agama Fachrul Razi enggan memberi banyak komentar soal tausiah Ustad Abdul Somad yang kini viral, yakni mengharamkan permainan domino dan catur.

"Itu enggak usah ditanggapi lah yang gitu-gitu ya. Malu nanti kita, malu diketawain orang banyak," kata Fachrul di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Jumat (22/11).

Ia meminta semua pihak tidak merasa paling benar. Menurutnya, setiap orang bisa melihat referensi dari mana pun. "Saya selalu bilang ya, sekarang enggak ada orang bisa mengklaim paling tahu paling hebat," ujar pensiunan jenderal TNI itu.

Sementara PB Percasi Kristianus Liem mengatakan, catur yang dimaksudkan UAS berbeda dengan olahraga catur profesional yang diwadahi Perasi.

"Ustad Abdul Somad mungkin tidak tahu situasi. Dia pikir hanya yang di kampung-kampung yang main hingga lupa waktu," ujar Liem.

Menurutnya, Percasi memiliki waktu dan metode latihan yang jelas bagi para atlet. Alasan UAS yang menyebut sebagai kegiatan yang buang waktu dinilai kurang tepat.

Video tausiah UAS soal mengaharamkan domino dan catur sebenarnya merupakan bagian dari ceramahnya pada pada 26 Juli 2017. Video itu kembali diunggah di kanal YouTube Teman Ngaji dengan tajuk 'Hukum Main Domino dan Catur-Ustadz Abdul Somad Lc MA'.

Dalam video itu UAS mengutip mahsab Hanafi yang mengharamkan domino atau main dadu dan catur. Ia jelaskan kegiatan itu akan melupakan shalat dan hanya buang-buang waktu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top