Konflik Internal Partai

Pemilihan Ketum Golkar Akan Dilakukan Aklamasi, Bamsoet WO

publicanews - berita politik & hukumKetua Umum Airlangga Hartarto berjabat tangan dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo disaksikan Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie dan tokoh senior Akbar Tanjung, pada pembukaan Rapimnas Golkar di Jakarta, Kamis (14/11). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Rapimnas Golkar memutuskan dalam pemilihan ketua umum pada Munas 3-6 Desember mendatang akan mengutamakan sistem musyawarah mufakat atau aklamasi.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, kesepakatan itu muncul berdasar usulan dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas) yang ditutup Jumat (15/11) ini.

"Munas diutamakan musyawarah mufakat untuk kesolidan partai dan suasana yang kondufsif," ujar Airlangga usai menutup Rapimnas Golkar di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (15/11).

Menko Perekonomian itu menambahkan, sebanyak 34 DPD I Partai Golkar dan 10 organisasi Golkar memintanya untuk kembali memimpin partai beringin. “Pandangan umum hampir semua memberikan dukungan, untuk itu saya berterima kasih,” katanya.

Namun, Rapimnas sempat diwarna aksi meninggalkan arena yang dilakukan Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Bamsoet didampingi Ketua Pemenangan Pemilu Golkar Nusron Wahid dan sejumlah kader Golkar meninggalkan arena Rapimnas pada Kamis (14/11) pukul 22.02 WIB.

Ketua MPR itu beralasan, rapimnas hanya mendengarkan usulan dari 34 DPD I, masih ada 514 suara yang dimiliki dewan pimpinan daerah tingkat II.

Menanggapi wacana aklamasi dalam munas nanti, Bamsoet mengatakan justru akan melahirkan perpecahan. "Kita pernah pecah ada (kubu) Ancol dan Bali," kata Bamsoet, kemarin.

Sementara itu, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrick mengatakan ada empat kandidat yang bakal mencalonkan diri dalam Munas mendatang. Selain Airlangga Hartarto dan Bamsoet, terdapat nama Ridwan Hisjam dan Indra Bambang Utoyo. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top