Bantah Kinerja Melempem Pasca UU yang Baru, Saut KPK: Kita Enggak Takut

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam keterangan pers seusai pertemuan dengan 15 pegiat antikorupsi di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (15/11) siang. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Ketua KPK Saut Situmorang membantah kinerja komisi antirasuh melemah pasca berlakunya UU Nomor 19 Tahun 2019 hasil revisi. Ia meminta masyarakat tidak mendorong-dorong KPK untuk mengada-adakan suatu kasus.

Saut mengatakan hal itu seusai melakukan pertemuan dengan 15 pegiat antikorupsi di Gedung KPK, Jumat (15/11) siang. Saut mengatakan, ada yang menanyakan mengapa KPK sekarang terkesan takut.

"Enggak, kita enggak takut. Kita tetap jalan ya," Saut menegaskan, dalam keterangan pers bersama Betti Alisjahbana dan kawan-kawan dari koalisi masyarakat sipil.

Kalaupun dengan telah berlakunya UU KPK yang baru kemudian muncul gugatan atas kasus lama, ia menambahkan, misalnya lewat praperadilan, KPK siap menghadapi. Tapi juga jangan kemudian KPK didorong membuat kasus yang tidak ada alat buktinya hanya untuk menunjukkan tetap eksis.

"Enggak bisa juga dipaksa nangkepin orang begitu. Belum nemu (kasus baru)," kata Saut.

Saut menegaskan UU yang baru bukan halangan bagi KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Namun, OTT hanya dilakukan jika memang KPK menemukan ada pihak yang akan melakukan tindak pidana suap.

Menurutnya, KPK bahkan pernah tidak melancarkan OTT selama tiga bulan. "Ya lihat saja kemarin, KPK juga ada dua bulan tiga bulan enggak (OTT)," katanya.

Saut memastikan tim penindakan KPK terus bekerja. Namun, kerja-kerja KPK, terutama tim penyelidik tidak untuk dipublikasikan.

"Hari ini kita masih bekerja, penyelidik masih terus bekerja, tapi aku enggak bisa nunjukin kamu kan siapa yang saya lagi diikutin hari ini. Kan begitu ya," katanya. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top