FPI Kirim Bukti Pencekalan Rizieq ke Mahfud MD

publicanews - berita politik & hukumMenko Polhukam Mahfud MD bersama Menlu Retno LP Marsudi dalam APSC)l Council Meeting ke-20 di Bangkok, Thailand, Sabtu (2/11). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) telah mengirimkan bukti pencekalan Rizieq Syihab kepada Menko Polhukam Mahfud MD. Surat pencekalan Pemerintah Arab Suadi tersebut dikirimkan melalui pesan WhatsApp (WA).

Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro mengatakan, WA-nya sudah terbaca oleh Menko Polhukam tetapi belum ada balasan. "Mungkin dia (Mahfud) terlaku sibuk, jadi tidak membalas. Sudah dibaca statusnya," kata Sugito, Kamis (14/11).

Menurutnya, Arab Saudi sebenarnya tak memiliki kapasitas untuk mencekal Rizieq pulang ke Indonesia. "HRS (Habib Rizieq Syihab) itu kan status di Arab Saudi sebagai WNA, jadi apa urusannya Arab Saudi melarang HRS keluar. Kan bisa deportasi saja," ujarnya.

Sugito mengatakan, ada kejanggalan dalam surat pencekalan tersebut. "Kan aneh. HRS dilarang oleh Arab untuk keluar dari sana dengan alasaan keamanan," ia menambahkan.

Itu sebabnya, ia menduga ada permintaan dari Indonesia. "Ini lucu. Ini sih pasti memang ada permintaan dari negara yang bersangkutan (Indonesia) kalau gini ceritanya. Enggak mungkin tidak," ujarnya.

Dalam video yang dtayangkan akun YouTube Front TV, Imam Besar FPI Rizieq menunjukkan dua lembar surat pencekalannya.

Pemerintah Indonesia menegaskan tidak pernah mencekal Rizieq. Mahfud MD meminta kopi pencekalan tersebut untuk memastikan kebenarannya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top