Sindir Tak Punya Kartu MUI, Mendes Ucapkan Salam Lintas Agama

publicanews - berita politik & hukumMenteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Bogor - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengucapkan salam lintas agama saat mengawali pidatonya pada Rakornas Indonesia Maju di Hall SICC, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat sore dan salam sejahtera untuk kita semua. Om swastiastu, namo budaya salam kebajikan," kata Abdul Halim.

Ia kemudian mengungkap imbauan MUI Jatim yang meminta pejabat untuk tidak mengucapkan salam lintas agama. "Saya ngomong gini ada yang negur Pak Halim sampeyan orang Jatim kok salamnya lintas agama? Kan MUI Jatim mengimbau agar pejabat tidak gunakan salam lintas agama," ujarnya.

Halim kemudian menjawab sendiri pertanyaan yang seolah menyindir MUI. "Saya jawab betul saya orang Jatim tetapi saya enggak punya kartu anggota MUI. Yang saya punya kartu anggota NU. Dan NU membolehkan, itu enaknya jadi NU," ujar kakak kandung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar itu disambut tepuk tangan hadirin yang merupakan gubernur hingga bupati dan walikota se-Indonesia itu.

Sebelumnya, MUI Jawa Timur meminta pejabat untuk tidak mengucapkan salam di luar agamanya. "Misalnya pejabat, seorang gubernur, seorang presiden, wakil presiden, para menteri, kalau dia agamanya Muslim ya Assalamualaikum. Tapi mungkin kalau gubernur Bali ya dia pakai salam Hindu," kata Ketua MUI Jatim Abdusshomad Buchori.

Abdusshomad tak sependapat jika pengucapan salam lintas agama sebagai bentuk toleransi dan upaya menghargai perbedaan. "Itu malah merusak ajaran agama tertentu," katanya.

Ia meminta tidak dicampuradukkan dalam pengucapan salam keagamaan. Jika hal itu dilakukan justru terjadi perusakkan atas nama agama. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top