Merapat ke Kantor Menteri BUMN, Ahok Bakal Menjabat Apa?

publicanews - berita politik & hukumMantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Minggu (20/10). (Foto: Kompas)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tampak mendatangi kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta Pusat, Rabu (13/11) pagi.

Ahok mengatakan ia dipanggil Menteri BUMN Erick Thohir. Namun, ia tidak bersedia menjelaskan posisi barunya di lingkungan perusahaan pelat merah itu.

"Intinya kita bicara soal BUMN dan saya mau dilibatkan menjadi salah satu BUMN. Gitu aja," ujar Ahok di Kementerian BUMN Jakarta, Rabu siang.

Ia meminta wartawan menanyakan kepada Menteri Erick Thohir mengenai jabatan yang akan diberikan padanya.

"Saya cuma diajak untuk masuk ke dalam salah satu BUMN. Saya kalau buat negara untuk bangsa ya saya mesti bersedia," politikus PDIP itu menambahkan. Menurutnya, kemungkinan November atau Desember mendatang ia dilantik.

Kemarin, Erick menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara untuk menyerahkan nama-nama calon direksi untuk beberapa BUMN yang masih kosong.

Setidaknya ada lima BUMN yang akan diprioritaskan untuk mendapat bos baru, yaitu PT Inalum, PT Bank Mandiri, PT Bank Tabungan Negara, PT Pertamina, dan PT PLN.

"Ada tiga (nama), tinggal tunggu persetujuan beliau (Presiden Jokowi) saja," kata Erick.

Sementara itu Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, Ahok akan ditempatkan di perusahaan BUMN yang sangat strategis.

"Yang pasti kalau sektor (BUMN) mana yang kita lihat butuh perhatian besar dan memengaruhi banyak orang," ujarnya siang ini. Ia mengatakan Ahok sudah bersedia dan diharapkan eks bupati Belitung Timur itu bisa memperkuat BUMN tersebut.

Diketahui Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin dan Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Wakil Menteri BUMN. Sedangkan Suprajarto menolak penugasan Kementerian BUMN untuk menjadi Direktur Utama BTN. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top