Menlu dan DPR Bahas Pencekalan Rizieq Syihab Secara Tertutup

publicanews - berita politik & hukumMenteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Rapat kerja Komisi I DPR dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi disepakati dilakukan secara tertutup. Salah satu materi bahasan adalah soal kabar pencekalan Imam Besar FPI Rizieq Syihab.

Di awal rapat yang masih terbuka untuk umum, anggota Fraksi PDIP Effendi Simbolon mengatakan mendapat pertanyaan titipan soal pengakuan Rizieq bahwa ia dicekal Pemerintah Arab Saudi.

"Ibu, ini titipan. Mohon penjelasan terkait status pencekalan saudara Habib Rizieq. Terima kasih," kata Effendi di ruang Rapat Komisi I DPR, Kompleks DPR, Selasa (12/11).

Tak kunjung mendapat penjelasan, politikus PDIP itu kembali mempertanyakan saat Rapat Kerja diskors untuk makan siang dan shalat zuhur.

"Izin pimpinan, saya tanya lagi, soal pencekalan Rizieq itu kapan akan dibahas," ujar Effendi.

Pertanyaan itu langsung direspon Wakil Ketua Komisi I Teuku Riefky Harsya. Ia mengatakan Retno sudah menyampaikan bahwa pembahasan kabar pencekalan Rizieq akan dilakukan secara tertutup.

"Tertutup Pak, itu disampaikan barusan," kata Teuku.

Kabar pencekalan pemerintah Saudi dinyatakan Rizieq dalam video Front TV yang diunggah di YouTube. Rizieq yang berada di Saudi sejak April 2017 itu menunjukkan dua lembar bukti pencelalan dirinya.

Ia mengatakan Pemerintah Saudi bersedia mencabut pencekalan itu bila Pemerintah Indonesia menjamin keselamatan dirinya dan keluarga di Tanah Air. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top