Pendukung Meminta Jokowi Pilih Ahok Sebagai Dewas KPK

publicanews - berita politik & hukumAhok dan istri barunya Puput Nastiti Devi. (Foto: Instagram)
PUBLICANEWS, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) merencanakan pelantikan pimpinan KPK bersama Dewan Pengawas (dewas). Beberapa nama yang mengemuka duduk di Dewas yaitu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan mantan Ketua KPK Antasari Azhar.

Dukungan terhadap Ahok, salah satunya muncul dari kelompok pendengung #TemanAhok, yang merupakan pendukung Ahok sejak masih Gubernur DKI Jakarta, yakni Rudi Valinka.

"Kalo kalian setuju Ahok @basuki_btp kita ajukan menjadi salah satu calon anggota Dewan Pengawas KPK RI maka silahkan Rituit Tantangan 10.000 rituit bisa tercapai gak ? Supaya twit ini sampai ke tangan [email protected]," ia mencuit melalui akun @kurawa.

Cuitan pemilik 316 ribu pengikut itu kemudian mendapat respon dari 17 ribu pengikutnya hingga Senin (4/11). Sebagian besar memberi dukungan atas usulan Rudi untuk menempatkan pujaannya itu sebagai anggota Dewas KPK.

Sebagaimana diketahui Jokowi enggan mengeluarkan Perppu KPK. Salah satu pertimbangan bahwa beleid yang mengundang banyak penolakan itu tengah diajukan uji materi di Mahkamah Konstitusi.

Mengenai Dewas, disebutlan dalam UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK, dipilih oleh Presiden melalui panitia seleksi.

Namun, pada pasal Pasal 69 A ayat (1) yang mengatur bahwa ketua dan anggota Dewas untuk pertama kalinya ditunjuk dan diangkat oleh Presiden.

Jokowi mengatakan tengah mempersiapkan pengisi jabatan itu. "Percayalah bahwa yang terpilih nanti adalah beliau-beliau yang memiliki kredibilitas yang baik," kata Jokowi kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, (1/11).

Jokowi memastikan Dewas yang ia pilih adalah figur-figur yang berkompeten dan berintegritas baik. "Untuk pelantikannya nanti akan bersamaan dengan pengambilan sumpah pimpinan komisioner KPK yang baru, yaitu di bulan Desember," ujarnya.

Dewas akan dilantik bersama dengan lima komisioner periode 2019-2024, yakni Firli Bahuri sebagai ketua, dan empat wakil ketua Alexander Marwata, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, dan Lili Pintauli Siregar. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top