PKS Bantah Jadi Oposisi Karena Tidak Dilirik Jokowi

publicanews - berita politik & hukumMardani Ali Sera. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera membantah partainya menjadi oposisi lantaran tidak diajak oleh Presiden Joko Widodo. Mardani mengatakan, Presiden PKS Shohibul Iman telah diundang Presiden Jokowi ke Istana. Namun PKS konsisten untuk menjadi pihak yang berseberangan dengan pemerintah.

"Yang itu sangat mungkin (tawaran). Tetapi kemarin pak Shohibul Iman menyampaikan, pak Pratikno (Mensesneg) menyampaikan nanti sore Pak Jokowi minta ketemu dengan pimpinan partai," kata Mardani dalam diskusi bertajuk 'Teka-Teki Menteri dan Koalisi' di Jakarta Pusat, Sabtu (19/10).

Menurut Mardani, tawaran serupa pernah dilakukan pada 2015. Hanya saja pertemuan itu dilakukan pasca Jokowi dilantik sebagai presiden pada 2014 lalu.

Meski demikian PKS menyambut baik itikad Jokowi yang ingin merangkul semua partai politik masuk dalam kabinet kerja.

"Intinya malah baik pak Jokowi enggak usah ngajak PKS. Kami insya Allah istiqomah menjadi oposisi," ujar Mardani.

Ia berpendapat menjadi oposisi juga penting dalam iklim berdemokrasi. Hal ini sebagai penyeimbang pemerintah.

"Esensi demokrasi itu check and balances. Jadi mau dibilang kekutan penyeimbang, atau mudahnya oposisi itu sesuatu niscaya. Demokrasi ini akan sehat kalau ada tesa-sintesa. Demokrasi ini akan sehat kalau selalu ada kelompok yang punya jumlah kekuatan, kualitas dan kuantitas untuk kontrol pemerintahan," Mardani menandaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top