Survei Parameter Politik: Mayoritas Tak Dukung Prabowo Gabung Jokowi

publicanews - berita politik & hukumPresiden Joko Widodo saat berkunjung ke rumah Prabowo di Hambalang pada 2016 lalu. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sebanyak 40,5 persen responden tidak setuju Prabowo Subianto bergabung dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sementara jumlah yang setuju mencapai 32,5 persen dan 27 persen tidak menjawab.

Hasil survei itu diungkap Parameter Politik berdasar survei nasional dengan metode wawancara tatap muka (face to face interview). Survei dilakukan pada 5 hingga 12 Oktober 2019 dengan sampel 1.000 responden yang dipilih secara acak di 34 provinsi.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno mengatakan, publik yang tak setuju Prabowo merapat ke pemerintahan berasal dari basis pemilih Jokowi dan Prabowo.

"Artinya pendukung Jokowi dan Prabowo sama-sama tak rela," ujar Adi dalam paparan hasil survei di kantor Parameter Politik, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/10).

Alasan tidak setuju terbagi dalam dua pendapat besar, yaitu masih banyak anggapan pemilu berjalan curang. Kemudian, Prabowo seharusnya konsisten sebagai oposisi.

Sedangkan responden yang menyatakan setuju bergabung karena pemilu sudah selesai dan menginginkan kinerja lebih baik dari pemerintah.

"Ada juga yang berpendapat bergabungnya Prabowo ke Jokowi akan menguatkan pemerintahan 5 tahun mendatang," Adi menjelaskan.

Survei menggunakan metodologi stratified multistage random sampling dengan margin of error 3,1 persen. Survei pada pada tingkat kepercayaan 95 persen. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top