Cegah Korupsi, KPK Gelar Pelatihan Sejumlah BUMN

publicanews - berita politik & hukumKPK menggelar pelatihan peningkatan kapabilitas untuk Satuan Pengawas Internal (SPI) dari 20 BUMN/D pada 15 - 17 Oktober 2019. (Foto: Humas KPK)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK menggelar pelatihan peningkatan kapabilitas untuk Satuan Pengawas Internal (SPI) dari 20 BUMN/BUMD selama 3 hari, yakni pada 15 - 17 Oktober 2019.

Kabag Pemberitaan dan Publikasi Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan, tujuan pelatihan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada Pegawai SPI tentang tindak pidana korupsi dan kaitannya dengan operasional perusahaan.

"KPK juga berKomitmen untuk membantu menciptakan BUMN bersih melalui SPI yang profesional dalam menjalankan peran dan tugasnya," kata Yuyuk dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/10).

KPK memandang peran SPI sangat strategis dalam pencegahan korupsi dengan menjalankan fungsi Early Warning System (EWS). KPK pun berharap SPI yang kompeten dapat mencegah penyimpangan di tubuh BUMN/D. Hal ini tidak terlepas dari besarnya aset yang dikelola oleh BUMN/D.

"Saat ini tercatat aset BUMN/D mencapai lebih dari Rp 8.092 triliun dengan kontribusi terhadap penerimaan APBN sebesar Rp 422 triliun," ujar Yuyuk.

Dalam catatan KPK, jumlah kasus korupsi yang melibatkan BUMN sampai dengan tahun 2019 sebanyak 73 kasus dari total 1.007 kasus yang ditangani KPK.

Materi pelatihan, antara lain, soal dasar hukum tindak pidana porupsi, pidana korporasi, konflik Kepentingan, pengendalian gratifikasi, dan Whistle Blower System.

"Pelatihan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Pusat Edukasi Antikorupsi dalam mendukung upaya pencegahan korupsi di sektor bisnis, khususnya BUMN/D dan anak perusahaannya," Yuyuk menandaskan.

Pelatihan diselenggarakan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi dan diikuti oleh 40 peserta dari 14 BUMN dan 6 anak perusahaannya. KPK akan kembali menggelar pelatihan pada 23-25 Oktober, khusus untuk PT Pertamina dan 29-31 Oktober untuk BUMN lainnya. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top