Demokrat Sarankan Jokowi Rangkul Mahasiswa dan Cendikiawan

publicanews - berita politik & hukumKetua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 20 Oktober 2019 mendatang, Partai Demokrat (PD) tidak mempermasalahkan lobi-lobi politik yang dilakukan Presiden Joko Widodo.

Ketua Dewan Kehormatan PD Amir Syamsuddin mengatakan, tidak ada alasan untuk menilai Jokowi salah strategi karena masih melakukan lobi-lobi politik pada detik-detik terakhir.

"Beliau tampaknya telah belajar banyak dari lima tahun periode pertama masa jabatan presidennya," ujar Amir Syamsuddin kepada pada wartawan, Sabtu (12/10).

Mantan Menkumham itu menyarankan Jokowi tidak hanya melakukan lobi-lobi dengan pimpinan parpol atau kelompok formal, melainkan juga menyasar para mahasiswa dan cendekiawan.

"Di luar sana ada saudara-saudara dan terutama adik-adik kita dari kalangan mahasiswa dan cendekiawan yang pasti cukup strategis dan penting untuk juga disapa, didengar, dan kalau perlu dirangkul," kata Amir.

Pertemuan dengan mahasiswa dan cendekiawan penting, ujar Amir, sekaligus untuk memberi jawaban atas tuntunan mahasiswa yang meminta penerbitan Perppu KPK dan menolak RKUHP.

"Jelas, itu saya yakin bahwa walaupun situasi relatif enang, tidak cerdas manakala aspirasi mereka yang sejujurnya adalah aspirasi rakyat tidak dianggap dan diperhitungkan," Amir menandaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top