Tak Ada Respon Jokowi, Besok Mahasiswa Kembali Demo

publicanews - berita politik & hukumSejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Jember melakukan aksi di DPRD Jember, Jawa Timur, Senin (23/9). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Surabaya - Aksi #SurabayaMenggguat akan kembali digelar pada Kamis besok. Sebanyak 45 elemen pengunjuk rasa telah menyekapati untuk kembali turun ke jalan di Jawa Timur.

Koordinator Umum aksi #SurabayaMenggugat Zamzam Syahara mengatakan, massa tidak hanya dari mahasiswa Universitas Airlangga melainkan juga perguruan tingga lain, alinsi masyarakat sipil, dan organisasi buruh.

Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Unair Surabaya Satria Aji menjelaskan, demo dilakukan di Gedung DPRD Jawa Timur. Satria mengatakan aksi demo dilakukan karena hingga saat ini belum ada respon dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami desak agar Ketua DPRD segera meneruskan tuntutan kami itu ke pusat," kata Satria, Rabu (9/10).

Ada tujuh poin yang dituntut mahasiswa, antara lain meminta Presiden menerbitkan Perppu KPK, membatalkan RKUHP dan RUU Pemasyarakatan, penanganan kebakaran hutan dan lahan, serta penyelesaian kasus Papua.

Di Jakarta, ancaman demo juga pernah disampaikan perwakilan mahasiswa di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (3/10) lalu.

Dino Ardiansyah dari perwakilan mahasiswa mengatakan Jokowi diberi batas waktu sampai Senin (14/10) terkait penerbitan Perppu UU KPK. Tenggat itu disertai peringatan akan adanya demo besar-besaran.

"Kalaupun sampai 14 Oktober tidak ada statement dari Presiden, kita pastikan mahasiswa akan turun ke jalan dan lebih besar lagi," ujar Dino.

Namun, Istana menanggapi dengan meminta mahasiswa untuk tidak 'main ancam'. Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin meminta mahasiswa membiasakan berdiskusi dengan nalar dan hati yang tenang. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top