Serang Balik Demokrat, Gerindra Kritisi Jokowi Soal Wamena

publicanews - berita politik & hukumWasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade di Jayawijaya, Papua. (Foto: Twitter/@Andre_Rosiade)
PUBLICANEWS, Jakarta - Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade menyerang balik kicauan Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahean. Sebelumnya, politikus Partai Demokrat itu menyatakan menyesal mendukung Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.

"Lae @FerdinandHaean2 dr pada anda nyinyir sama pak @prabowo dan @Gerindra. Lebih baik, anda dan @PDemokrat urus itu Bupati Jayawijaya yg kader anda. Yg puluhan orang mati dibunuh di Wamena. Bupatinya kemana?? Apa tanggung jawab terhadap korban? Sy sudah sp di Wamena lae. Kau bgm?" tanya anggota DPR itu lewat cuitannya di akun Twitter @Andre_Rosiade, Senin (7/10).

Politikus asal Sumatera Barat itu juga mengkritik Presiden Joko Widodo yang dipuji Ferdinand lebih berkarakter ketimbang mantan Pangkostrad Prabowo.

"Lu tau enggak Lae (Ferdinand). Orang banyak mati dibunuh di Wamena. Ngucapin belasungkawa aja hampir 1 minggu setelah dikritik. Yang kata ente orang yang punya karakter,” cuit Andre.

Menyesal Dukung Prabowo, Politikus Demokrat Ini Puji Jokowi

Dalam akun Twitternya, Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang itu mengunjungi pengungsi asal Sumbar di Jayawijaya, Papua. Ia juga korban kekerasan dalam kerusuhan di Wamena.

"Membesuk korban tragedi Wamena yg selamat di RS Yohari. Ibu Putri, beliau dibacok, dipanah, dan dibakar. Dan beliau melihat suami dan anaknya usia 3 thn di bunuh," tulis Wasekjen Partai Gerindra itu.

Diketahui kerusuhan berdarah di Wamena, Jayawijaya, Papua, pada 24 September 2019 menelan korban jiwa 33 orang, mayoritas korban meninggal para pendatang. Akibat kerusuhan itu terjadi eksodus warga mencalapi 15 ribu kelaur dari Kota Wamena. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top