Ahok dan Antasari Azhar Jadi Dewan Pengawas KPK?

publicanews - berita politik & hukumPresiden Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan mantan Ketua KPK Antasari Azhar disebut-sebut ditunjuk sebagai anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Kabar itu santer beredar melalui media sosial.

'Selamat dan Sukses Kami Ucapkan atas Terpilihnya Basuki Tjahaja Purnama dan Antasari Azhar Sebagai Dewan Pengawas KPK. Musnahkan Kelompok Taliban di tubuh KPK Agar tidak dijadikan untuk kepentingan politik,' bunyi pesan yang disertai foto mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Peneliti Indonesia Corruption Watch ( ICW) Kurnia Ramadhana menilai penunjukan kedua tokoh itu dipastikan bohong atau hoaks. Ia menyebut, UU KPK hasil revisi tengah dikembalikan ke DPR karena ditemukan banyak salah ketik.

"UU KPK yang baru (hasil revisi) kan belum disahkan, dan belum bisa diterapkan," kata Kurnia saat ditemui di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Jakarta, Minggu (6/10).

Ia juga mempertanyakan pihak yang menyebarkan hoaks dengan mencatut nama mantan napi kasus penodaan agama tersebut dan menyandingkannya dengan 'Kelompok Taliban'.

"Pihak yang menuding isu Taliban dan lain-lain itu harusnya yang bersangkutan bisa menjelaskan Taliban seperti apa? Buktinya apa? Tudingan itu apakah ada pembuktian yang dilakukan?" ujarnya.

Ketentuan soal Dewas tercantum dalam UU hasi revisi terhadap Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Pengesahan beleid baru dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR pada 17 September 2019. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top