Dukungan Gerindra untuk Ketua DPR dan MPR Dibarter Tiga Menteri?

publicanews - berita politik & hukumPrabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang diisukan bakal jadi menteri. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Partai Gerindra akhirnya sepakat mengusung mantan Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua MPR. Begitu juga saat pemilihan Ketua DPR Puan Maharani.

Banyak yang mengaitkan strategi mendukung koalisi pemerintah ini dengan kabar bahwa partai besutan Prabowo Subianto ini barter dengan kursi Kabinet Jokowi Jilid II.

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani membantahnya. Ia menegaskan, langkah Prabowo sebagai upaya untuk mencapai tujuan yang lebih strategis. Ketika didesak apakah yang dimaksud hal strategis merupakan kursi di kabinet, lagi-lagi Sekjen Partai Gerindra itu membantah.

"Enggak," kata Muzani di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/9).

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Ia menegaskan partainya belum menentukan sikap jadi bagian koalisi Jokowi atau tetap bertahan seperti lima tahun terakhir.

"Kami kan belum tahu ada di pemerintahan atau luar pemerintahan. Jadi saya pikir itu masih isu ya," ujar Sufmi kepada wartawan, siang ini.

Meski demikian, ia menambahkan. Gerindra sudah menyampaikan gagasan mengenai prioritas pembangunan lima tahun ke depan. "Kalau diterima ya kita masuk," ujarnya.

Andaikan ditolak, katanya, Gerindra akan tetap berada di luar dengan memperkuat bidang pengawasan, legislasi, dan anggaran.

Sebelumnya beredar tiga nama bakal calon menteri yang ditawarkan Prabowo kepada Presiden terpilih Joko Widodo. Mereka adalah mantan Wakil Ketua DPR Fadli Zon, mantan cawapres Sandiaga uno, dan eks Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo. Bahkan, Sandiaga yang bakal kembali ke Gerindra itu diplot sebagai Menteri Investasi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top