KPK Ingatkan Anggota DPR yang Baru Belajar dari Periode lalu

publicanews - berita politik & hukumJubir KPK Febri Diansyah. (Foto: Publicanews)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK berharap 575 anggota DPR periode 2019-2024 yang dilantik hari ini dapat belajar dari pendahulunya yang terjerat kasus korupsi. Jubir KPK Febri Diansyah mengatakan, sektor politik merupakan salah satu sektor yang sangat berisiko terkena korupsi.

"Di sektor politik inilah risiko-risiko korupsi itu bisa terjadi. Dan KPK sudah memproses sebagian di antaranya," ujar Febri di kantornya, Senin (30/9) malam.

Menurut Febri, pencegahan korupsi dapat dilakukan dengan patuh melaporkan harta kekayaannya sebagai penyelenggara negara. Selain itu KPK juga memfasilitasi ruang untuk melaporkan penerimaan gratifikasi dalam waktu maksimal 30 hari kerja.

"Kita tidak pernah tahu para pejabat atau mungkin anggota DPRD, DPR, atau DPD yang diberikan gratifikasi. Maka dapat dilaporkan maksimal 30 hari kerja dan kalau dilaporkan dalam waktu 30 hari kerja maka ancaman pidana yang diatur di pasal 12 B (UU Tipikal) bisa dihapus," ujarnya.

Berikut daftar anggota DPR periode 2014-2019 yang menjadi 'pasien' KPK.

2015
Adriansyah (PDIP)
Muhammad Nazaruddin (Demokrat)
Patrice Rio Capella (Nasdem)
Dewi Yasin Limpo (Hanura)

2016
Damayanti Wisnu Putranti (PDIP)
Budi Supriyanto (Golkar)
Andi Taufan Tiro (PAN)
I Putu Sudiartana (Demokrat)
Charles Jones Mesang (Golkar)

2017
Yudi Widiana Adia (PKS)
Miryam S Hariyani (Hancuran)
Musa Zainudin (PKB)
Miryam S Haryani (Hanura)
Markus Nari (Golkar)
Setya Novanto (Golkar)
Aditya Anugraha Moha (Golkar)

2018
Fayakhun Andriadi (Golkar)
Amin Santono (Demokrat)
Eni Maulani Saragih (Golkar)
Taufik Kurniawan (PAN)

2019
M Romahurmuziy (PPP)
Bowo Sidik Pangarso (Golkar)
I Nyoman Dhamantra (PDIP)
Sukiman (PAN).

(han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top