Prabowo Ingatkan Pemerintah Jangan Salahkan Mahasiswa Turun ke Jalan

publicanews - berita politik & hukumPrabowo Suibanto (Foto: YouTube)
PUBLICANEWS, Hambalang - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengingatkan pemerintah untuk bisa melindungi rakyat, tidak terkecuali mahasiswa yang melakukan unjuk rasa. Ia meminta jangan menyalahkan mahasiswa yang turun ke jalan.

"Kalau semua saluran politik, saluran keadilan, saluran tempat rakyat kecil bisa menyuarakan kecemasannya, bisa mendapat perlindungan itu tidak bekerja, apakah kita salahkan anak-anak kita turun-turun ke jalan?" kata Prabowo di rumahnya, Desa Bojong Koneng, Bogor, Kamis (26/9).

Prabowo menambahkan, bila negara tidak bisa melindungi, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan kesejahteraan rakyat maka sudah masuk pada ciri negara yang gagal.

"Kalau negara tidak berhasil melindungi rakyatnya dan negara tidak berhasil menyejahterakan rakyat, apa risikonya yang harus diambil? Negara itu gagal," ujar Prabowo yang berbicara dalam simposium 'Strategi Dorongan Besar Mewujudkan Kemandirian Pangan dan Energi dalam Rangka Menciptakan Pertumbuhan Ekonomi Dua Digit' di rumahnya itu.

Mantan Pangkostrad ini berharap aksi para mahasiswa bisa dilakukan dengan damai dengan mematuhi aturan hukum. Ia juga meminta aparat dalam menghadapi aksi tidak dengan emosi. "Kita mohonlah, seluruh pihak tenang bahwa kita cari solusi," katanya.

Prabowo memberi contoh pengamanan demo di negara lain. Ia menyebut demo di Perancis dan Hongkong yang berlangsung lama tetapi tidak ada yang meninggal.

"Perancis berapa bulan sudah demo mungkin hampir satu tahun tapi nggak ada yang mati, negara totaliter, negara komunis totaliter seperti Hongkong saja sudah lebih 8 minggu (demo)," katanya.

Diketahui aksi mahasiswa di berbagai daerah masih berlangsung. Bahkan, di DPRD Kendari, dalam demo yang berujung anarkis hari ini, menelan korban jiwa satu mahasiswa. Mahasiswa Universitas Halu Oleo bernama Randy (21) meninggal dalam bentrok dengan polisi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top