Fahri Hamzah Tuding Ada Penyusup dalam Demo Mahasiswa

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersama Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR berujung rusuh. Bentrokan dengan aparat kepolisian tak terhindarkan. Massa mahasiswa terpukul mundur hingga fly over Slipi, Jakarta Barat.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menuding aksi demo yang diwarnai bentrok dengan aparat kepolisian karena adanya penyusup dalam aksi mahasiswa tersebut.

"Saya percaya ini bukan mahasiswa. Mahasiswa itu pada dasarnya datang dengan motif dialog dan atas sesuatu yang konstruktif," kata mantan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini di Gedung DPR, Selasa (24/9) petang.

Ia tidak menjelaskan siapa penyusupnya, hanya berdasarkan konon katanya. "Memang ada saya dengar, ancaman untuk presiden supaya tidak dilantik 20 Oktober. Dilantiknya kan di gedung ini," ujarnya.

Menurut Fahri, presiden dan wakil presiden terpilih tidak perlu risau karena hasil Pilpres sudah final. Mahakamah Konstitusi dan KPU telah menetapkan. Demikian pula Prabowo Subianto sebagai rival telah mengakui kemenangan Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Fahri juga menyinggung rumor ada gerakan yang menghalangi revisi UU KPK. Diketahui gabungan mahasiswa dari sejumlah kampus menggelar aksi menolak pegesahan RUU KUHP dan mendesak dibatalkannya UU KPK yang baru direvisi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top