SPS Beri Gelar Pahlawan Kemerdekaan Pers Kepada BJ Habibie

publicanews - berita politik & hukumDirektur Eksekutif Habibie Center Hadi Kuntjoro memberikan sambutan penganugerahan gelar Pahlawan Kemerdekaan Pers kepada almarhum BJ Habibie, di Hall Dewan Pers, Senin (23/9). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) memberi gelar Pahlawan Kemerdekaan Pers kepada almarhum BJ Habibie. Anugerah diberikan sebagai penghargaan atas jasa Presiden ke-3 RI itu yang di era pemerintahannya mengesahkan Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

"Undang-undang ini jelas memihak kepada kemerdekaan pers," kata ketua Harian SPS Januar P. Ruswita di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (23/9).

Hadir mewakili keluarga Habibie adalah Direktur Eksekutif Habibie Center Hadi Kuntjoro. "Semoga pers Indonesia terus merdeka," ujar Hadi dalam sambutannya.

Diketahui keberadaan undang-undang pers, salah satunya telah menghapus keharusan lembaga pers mengantongi Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP). Aturan ini di era Orde Baru dijadikan momok kelangsungan hidup pers. Pasalnya, rezim Soeharto berulang kali mencabut SIUPP yang berarti kiamat bagi insan pers.

Habibie perpandangan bahwa kebebasan pers sebagai pondasi negara berdemokrasi. Ia menyebut peran pers sebagai check and balance terhadap jalannya pemerintahan.

Jasa besar Habibie di dunia pers ini, juga membuat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), pada pekan lalu, menganugerahi 'Mr Crack' itu sebagai Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top