Film 'Gundala' Disanksi, Sutradara Joko Anwar Ajak #BubarkanKPI

publicanews - berita politik & hukumFilm Gundala. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sutradara film Gundala Joko Anwar mengajak warganet ramai-ramai membuat tagar bubarkan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia). Ia menulis promo Gundala kena sanksi KPI karena ada dialog bang*at.

Ia kemudian mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia tentang arti kata tersebut. Joko Anwar juga menulis tayangan kartun SpongeBob yang ikut kena sanksi KPI.

"Kalau ada lembaga yang anggap tontonan kayak SpongeBob melanggar norma kesopanan, lembaga itu nggak layak dipercaya menilai apapun di hidup ini. #BubarkanKPI @KPI_Pusat," ia mencuit lewat akun @jokoanwar, Senin (16/9).

Joko juga mengunggah foto beberapa tayangan yang juga disanksi KPI, di mana ada 14 siaran yang juga menerima surat teguran KPI. Joko kemudian menuliskan tagar #BubarkanKPI.

KPI merilis 14 program siaran yang mendapat sanksi karena dinilai melanggar aturan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3-SPS) KPI tahun 2012. Teguran tertulis KPI dilayangkan pada Kamis (5/9).

Soal The Spongebob, Wakil Ketua KPI Pusat Mulyo Hadi Purnomo mengatakan tayangan itu mengisahkan kehidupan bawah laut. Namun, pada segmen Rabbids Invasion ditemukan pelanggaran yaitu kekerasan yang sangat vulgar. Misalnya si rabit memukul kawan dengan kayu, menjatuhkannya, memukul dengan pot bunga ke muka temannya.

Selain Promo film Gundala di TV One, sanksi diberikan kepada Program Siaran Jurnalistik Borgol GTV, Big Movie Family: The Spongebob Squarepants Movie GTV, Ruqyah Trans 7, Rahasia Hidup ANTV, Rumah Uya Trans 7, Obsesi GTV.

Kemudian, Ragam Perkara TV One, DJ Sore”Gen FM, Heits Abis Trans 7, Headline News Metro TV, Centhini Trans TV, Rumpi No Secret Trans TV, dan Fitri ANTV. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top