Setelah Saut, Penasihat KPK Tsani Annafari Menyusul Mundur

publicanews - berita politik & hukumPenasihat KPK Mohammad Tsani Annafari. (Foto: Publicanews/Dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Setelah Saut Situmorang mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua KPK, Penasihat KPK Mohammad Tsani Annafari menyusul. Ia telah menyampaikan surat pengunduran dirinya per hari ini, Jumat (13/9).

"Saya sudah ajukan surat mundur," ujar Tsani saat dikonfirmasi, Jumat (13/9).

Tsani mengatakan, surat pengundurannya tengah diproses oleh pimpinan KPK. Sambil menunggu proses tersebut, ia masih terus menjalankan tugasnya di KPK.

"Sementara itu saya masih akan bekerja seperti biasa," katanya.

Tsani secara terbuka mengakui alasannya mundur tak lepas dari terpilihnya Irjen Pol Firli Bahuri sebagai Ketua KPK periode 2019-2023 lewat proses di Komisi III DPR. Sehari sebelum Firli menjalani uji kepatutan dan kepantasan, diketahui Tsani bersama Saut menggelat konferensi pers soal pelanggaran etika berat yang dilakukan Firli saat menjadi Deputi Penindakan KPK.

Ini Daftar Pelanggaran Etik Berat Firli Bahuri versi KPK

"Yang pasti saya tidak mau menjadi kaki tangan atau melayani orang-orang yang saya tidak bisa yakni integritasnya dan juga saya tidak yakin agenda-agenda pemberantasan korupsinya," alumnus UGM yang pernah berkarir di Kementerian Keuangan tersebut.

Jumat dini hari, Komisi III DPR melakukan voting untuk memilih 5 diantara 10 capim KPK. Hasilnya, Firli meraih suara terbanyak, yakni 56 suara. Kapolda Sumatera Selatan itu sekaligus menjadi Ketua KPK periode 2019-2023. nama untuk dijadikan ketua KPK.

Selain Firli, empat komisioner terpilih lainnya adalah Alexander Marwata (53 suara), Nurul Ghufron (51), Nawawi Pomolango (50), dan Lili Pintauli (44). (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top