KPK Ungkap Mantan Deputi Penindakan Firli Lakukan Pelanggaran Etik Berat

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Deputi Penindakan KPK Firli Bahuri dinyatakan melakukan pelanggaran kode etik berat. Hal tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan Pengawas Internal KPK beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (11/9) sore. Ia didampingi Penasihat KPK Mohammad Tsani Annafari.

Saut mengatakan, KPK perlu menyampaikan hasil pemeriksaan etik terhadap Firli tersebut secara resmi. Pimpinan KPK telah menerima hasil pemeriksaan oleh Direktorat Pengawas Internal KPK sebagaimana disampaikan oleh Deputi PIPM tanggal 23 Januari 2019.

"Perlu kami sampaikan hasil pemeriksaan di Direktorat Pengawas Internal adalah terdapat dugaan pelanggaran berat," ujar Saut.

Saut menambahkan, informasi ini perlu disampaikan dalam rangka perintah undang-undang bahwa KPK bertanggung jawab pada publik atas pelaksanaan tugasnya, termasuk di membuka akses informasi kepada publik.

"Kami harap dapat dipahami sebagai bagian dari upaya menjaga integritas KPK agar dapat menjalankan tugasnya secara independen sebagaimana perintah UU KPK," Saut menjelaskan.

Firli akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR pada Kamis (12/9) besok. Ia menjadi salah satu sosok kontroversial karena pernah disidang soal etika atas pertemuannya dengan Gubernur NTB (saat itu) Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) pada 2018. Saat itu Firli masih Deputi Penindakan KPK, adapun TGB sedang diselidiki dalam asus divestasi saham PT Newmont.

Firli juga disorot lantaran diduga menerima gratifikasi berupa menginap di hotel Grand Legi, Lombok, selama dua bulan.

Pimpinan KPK pernah memanggil Firli pada Maret 2019. Namun belum lagi proses selesai, Kapolri menariknya dari KPK. Firli diketahui kemudian menjadi Kapolda Sumsel, dan kini kembali ke KPK untuk memperebutkan kursi pimpinan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top