Komisi III Ragukan Capim KPK Lili Pintauli

publicanews - berita politik & hukumCapim KPK Lili Pintauli Siregar dalam fit and proper test di ruang Komisi III DPR, Jakarta, Rabu (11/9) siang. (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Capim KPK Lili Pintauli Siregar mendapat pertanyaan pedas dari anggota Komisi III DPR Desmond J Mahesa dalam uji kepatutan dan kelayakan, Rabu (11/9). Mantan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) itu menuoal kewenangan penggunaan Justice Collaborator (JC) di dalam Undang-undang KPK.

"Anda pernah di LPSK? Sudah paham betul UU LPSK? Paham juga UU KPK?" tanya Desmond di ruang sidang Komisi II*I, Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/9). Politisi Gerindra itu kemudian meminta Lili langsung menjawab pertanyaan.
Menurut Lili, UU LPSK memberikan kewenangan penetapan JC, begitu juga dengan UU KPK. "Bagi kami kalau menggunakan UU LPSK, kami diberi kewenangan untuk menentukan JC. Ada UU LPSK memberikan status JC," ujar Lili.

Desmond kembali menekan Lili soal pasal di dalam UU KPK yang menetapkan JC. "Di UU KPK tidak menyebut jelas," jawab capim KPK dari latar belakang advokat itu.

Desmond sedikit kesal dengan jawaban Lili dan menganggap ia tidak memahami UU KPK dan LPSK. "Anda mengada-ngada. Tiba-tiba Anda bilang enggak ada. 10 tahun anda tidak memahami kewajiban JC. Coba baca lagi yang bener," Desmond menegaskan.

Pada pertanyaan selanjutnya, Desmond meminta Lili menjelaskan pengertian independensi KPK. "Saya melihat independen itu tindakannya bukan lembaganya. Karena mereka bebas dan tidak diintervensi lembaga manapun," Lili menjawab.

Namun jawaban-jawaban Lili masih dianggap kurang berbobot oleh mantan aktivis mahasiswa itu. Pada akhir sesi tanya jawab, Wakil Ketua Komisi III kembali meragukan kredibilitas sang kandidat.

"Jika anda masih ragu dengan jawaban-jawaban anda, tentu saya punya kapasitas untuk menilai orang ini," Desmond menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top