Imigrasi Cabut Paspor Provokator Veronica Koman yang Masih di Australia

publicanews - berita politik & hukumVeronica Koman bersama warga Papua. (Foto: Twitter/@VeronicaKoman)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mencabut paspor tersangka penyebar hoaks Veronica Koman. Pencabutan itu menyusul permintaan tertulis dari Polda Jawa Timur.

"Pencabutan paspor dalam rangka memudahkan yang bersangkutan bisa diserahkan ke penyidik Polda Jatim,” kata Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie, Selasa (10/9).

Ronny menambahkan, pencabutan paspor disebabkan tersangka melakukan tindak pidana dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

“Langkah yang akan dilakukan adalah berkoordinasi tempat terakhir Veronica berada. Berdasarkan data terakhir, Veronica berada di Australia,” ujarnya.

Surat pencabutan akan disampaikan secara langsung kepada tersangka. Ronny menjelaskan, paspor tersebut masih ada di tangan yang bersangkutan.

"Kita akan terbitkan surat pencabutan paspor yang tentunya diarahkan di mana yang bersangkutan berada. Paspornya kan masih dibawa yang bersangkutan,” ujarnya.

Pencabutan paspor ini sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Pasal 31 ayat 1 dan 3 Undang-undang nomor 6 tahun 2011.

Veronica telah ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan penyebaran berita hoaks menyusul insiden di asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya pada 17 Agustus 2019.

Veronica dijerat dengan pasal berlapis yakni UU ITE KUHP Pasal 160 KUHP, kemudian UU Nomor 1 Tahun 1946 dan UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Suku, Etnis dan Ras. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top