Ajak Gagalkan Pelantikan Jokowi, Bintang Pamungkas Diperiksa Polisi

publicanews - berita politik & hukumSri Bintang Pamungkas. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan Sri Bintang Pamungkas hari ini. Akademisi itu dilaporkan karena mengunggah video ajakan untuk menggagalkan pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) pada Oktober mendatang.

"Pelapor sudah diperiksa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di kantornya, Senin (9/9). Pelapor adalah Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI).

PITI mempersoalkan Bintang atas unggahan video di akun YouTube yang mengajak rakyat Indonesia untuk menjatuhkan Jokowi. Ketua Umum PITI Ipong Hembing Putra, Rabu (4/9), mengatakan pernyataan Sri Bintang masuk kategori makar berdasarkan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE atau Pasal 160 KUHP.

Pada Jumat (6/9) pekan lalu, Sri Bintang memberikan orasi di Rumah Kedaulatan Rakyat, Jalan Guntur 49, Setiabudi, Jakarta Selatan. Ia mengatakan punya target lebih besar, yaitu menjatuhkan rezim dan kembali ke UUD 1945 asli.

"Mencabut mandat Jokowi, membentuk pemerintah baru. Itu target kita," ujarnya.

Pendiri Partai PUDI itu menegaskan hendak membuat gerakan massa bersama Front Revolusi Indonesia (FRI). "Kita maju untuk memimpin, jadi didasarkan keinginan rakyat bukan pribadi," katanya.

Aksi penolakan pelantikan Jokowi tersebut akan disampaikan mulai Rabu (11/9) di depan Gedung MPR. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top