Lili Pintauli Siregar, Satu-satunya Wanita Capim KPK Berharta Rp 70 Juta

publicanews - berita politik & hukumLili Pintauli Siregar. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sebanyak 10 nama calon pimpinan (capim) KPK sudah ditangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Satu-satunya wanita dalam daftar itu adalah mantan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Lili Pintauli Siregar.

Lili menyatakan siap menjalani uji kepatutan dan kelayakan di DPR. Ia pun optimistis lolos dalam penjaringan anggota Dewan. "Ya, optimis, dengan optimis itu kita menunjukkan kemampuan intelektual, manajerial kan di situ," ujar Lili, Senin (2/9).

Saat menjalani tahap akhir seleksi di Pansel Capim KPK, Lili menyoroti perlunya pembaruan MoU antara KPK dengan LPSK terkait perlindungan saksi.

Ia menyebutkan ada kendala terhadap penyidik, hampir selalu ada penolakan dan kemudian mencoba bicara dengan pimpinan KPK tak selalu tertahan dengan SOP yang ada di KPK.

"Tahun 2018, para anggota (LPSK) susah dalam melakukan pendampingan (saksi) karena kendala penyidik," katanya.

Padahal, ia menambahkan, kalau jadi pimpinan KPK harus menghormati aturan lembaga lain. "Setidaknya tidak ada pelarangan pemberian pendampingan terhadap saksi, tapi harus hormati aturan lain bahwa ada kewenangan untuk itu," ia menjelaskan.

Menurutnya, selama 10 tahun berkiprah di LPSK hanya 13 justice collaborator yang menempatkan perlindungan LPSK. "Sangat sedikit sekali, pertama karena tidak selalu KPK mendistribusikan hal-hal ini kepada LPSK. Jadi, kadang-kadang KPK melakukan perlindungan sendiri," kata Lili dalam tes wawancara dan uji publik capim KPK di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Rabu (28/8) pekan lalu.

Ia menjanjikan perbaikan sistem perlindungan pegawai KPK secara internal. Tujuannya untuk mencegah teror terhadap pegawai KPK agar tidak terulang.

Pada tahap uji publik dan wawancara Lili berhasil menggungguli dua perempuan lainnya, yakni mantan Kepala Pusat Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Neneng Euis Fatimah dan mantan Wakapolda Kalimantan Barat Brigjen Pol Sri Handayani. Bila dihitung sejak penyaringan tahap pertama, ia telah mengalahkan 23 perempuan.

Lili yang kini berprofesi sebagai pengacara sempat menjadi Wakil Ketua LPSK periode 2013-2018.

Berdasar LHKPN yang dilaporkan pada 31 Desember 2017, harta kekayaan wanita pengacara ini hanya Rp 70 juta. Ia selain satu-satunya wanita kandidat capim yang sudah di tangan Jokowi, juga merupakan calon pimpinan lembaga anturasuah yang termiskin. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Iqra @ayobaca03 September 2019 | 14:54:14

    Sepertinya cocok terpilih menjadi komisioner KPK

Back to Top