Prabowo Siap Berikan Lahannya untuk Pembangunan Ibukota di Kaltim

publicanews - berita politik & hukumPrabowo Subianto. (Foto: partaigerindra)
PUBLICANEWS, Jakarta - Nama Prabowo Subianto kembali menjadi perbincangan setelah mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan lahan bakal ibukota baru Indonesia di Kaltim miliknya. Namun Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, membantah.

Menurutnya, lahan tersebut milik Arsari Group, perusahaan milik sang adik Hashim Djojohadikusumo. "Itu milik Pak Hashim, bukan Pak Prabowo," kata Dahnil, Selasa (17/8).

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo sendiri mengatakan ibukota baru akan dibangun di atas tanah milik pemerintah.

Sebaliknya, Waketum Partai Gerindra Edhy Prabowo menyatakan Prabowo sudah menguasai lahan itu jauh sebelum muncul wacana pemindahan ibukota.

"Memang kita punya lahan (di lokasi ibu kota baru). Apa gara-gara ada lahan itu jadi salah? Kan enggak juga," ujar Edhy di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa siang.

Politikus Partai Gerindra itu menambahkan, Hashim juga memiliki tanah di lokasi ibukota baru, yaitu di Kabupaten Penajam Paser Utara. "Memang ada lahan kita di Penajam Paser Utara. Tetapi tak tahu eksplisit spesifiknya di mana," ia menjelaskan.

Edhy yang dikenal dekat dengan Prabowo itu kembali mengingatkan bahwa lahan yang dimikili kakak-adik Prabowo-Hashim sudah ada sebelum ada rencana pemindahan ibukota.

Meski demikian, ia memastikan Prabowo siap jika lahannya diminta sebagai tempat pembangunan ibukota baru demi kepentingan bangsa dan negara.

Namun Ketua Komisi IV DPR itu mempertanyakan kenapa harus di Kalimantan kalau bisa di Jonggol, Jawa Barat. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top