PA212 Minta Pemerintah Pulangkan Rizieq, Demokrat Ingatkan Kasus Chat Mesum

publicanews - berita politik & hukumKetua Bidang Hukum dan Advokasi DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean. (Foto: republika)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi permintaan Persaudaraan Alumni (PA) 212 kepada pemerintah untuk memulangkan Imam Besar FPI Rizieq Syihab.

Ferdinand menyayangkan Rizieq yang saat itu alasan umrah ke Mekkah tidak mengahadapi kasus chat mesum yang ditudingkan.

"Lohhhh..!! Memangnya kasus chat itu Jokowi yang bikin makanya Jokowi yang harus hapus? Mestinya dulu HRS jangan kabur, lawan aja, akan lebih serus dan lebih besar dampaknya," 
cuit Ferdinand di akun Twitter@FerdinandHaean2, seperti tampak, Senin (26/8).

Meski kasus itu telah dihentikan penyidikannya, Rizieq belum kunjung pulang. Terkini pimpinan FPI itu menuding Pemerintah Jokowi di balik terhambatnya ia kembali ke Tanah Air.

Rizieq menyebut ada permintaan pemerintah RI kepada Kerajaan Saudi untuk mencekalnya hingga pelantikan Jokowi sebagai Presiden pada Oktober mendatang.

Namun, Istana melalui Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin membantah dan menyebut pernyataan Rizieq sebagai fitnah.

Desakan pemulangan Rizieq terus disampaikan pengurus PA21. Koordinator Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis, misalnya, meminta agar Rizieq bisa segera dipulangkan ke Indonesia dan pemerintah menjamin semua kasus hukum terhadap Imam Besar FPI itu bisa dihentikan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top