Rizieq Klaim Dicekal Saudi Atas Permintaan Pemerintah Jokowi

publicanews - berita politik & hukumRizieq Syihab. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Mekkah - Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab menuding pemerintah Indonesia menjegal kepulangannya. Menurutnya, pemerintah melobi Kerajaan Arab Saudi untuk mencekalnya.

"Fakta pemerintah Saudi selama ini hanya terpaksa mencekal saya. Itu untuk menjaga hubungan bilateral antara Indonesia-Saudi, sekaligus memberi keamanan kepada saya dan keluarga,” kata Rizieq dalam video yang disiarkan akun YouTube Front TV, dalam milad ke-21 FPI di Stadion Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (24/8) kemarin.

Rizieq menyatakan ia telah menerima surat cekal dari Kerajaan Arab Saudi, tetapi alasannya tertulis demi keamanan. “Walau 2,5 tahun ini saya overstay dan dicekal, Saudi tak pernah mengganggu saya ataupun keluarga,” ia menambahkan.

Rizieq juga menuding pemerimtah terus meminta Kerajaan Saudi Arabia agar mencekalnya hingga pelantikan presiden pada Oktober 2019 mendatang.

"Sudah satu tahun lebih, rezim zalim dan curang serta culas dan licik di Indonesia mengirim notice permintaan kepada Kerajaan Saudi Arabia agar saya dicekal dan tidak diizinkan keluar dari Saudi Arabia," ujar Rizieq.

Selain soal pencekalan, Rizieq juga menyebut Joko Widodo sebagai presiden ilegal karena menang dari kecurangan yang zalim.

"Saya sebut presiden yang akan datang yang akan dilantik pada bulan oktober 2019 adalah presiden ilegal karena hasil dari pilpres curang dan zalim," ujar Rizieq, yang menyebut kata ilegal hingga dua kali. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top