Bergeser Jadi Isu Referendum, Ada yang Manfaatkan Demo Papua

publicanews - berita politik & hukumAksi demo berujung kerusuhan di Mimika, Papua Barat, Rabu (21/8). (Foto: AP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan tidak ada isu referendum kebabasan Papua Barat dalam kerusuhan di DPRD Mimika.

"Kalau referendum enggak ada itu namanya referendum, enggak ada itu main gitu-gituan," kata Luhut di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jalan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, Jumat (23/8).

Pernyataan serupa disampaikan oleh Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moelodoko kemarin. Ia menilai aksi massa dimanfaatkan kelompok perjuangan kemerdekaan Papua.

"Kelompok-kelompok perjuangan, baik kelompok perjuangan politik maupun bersenjata masuk di situ," ujar mantan Panglima TNI itu.

Isu referendum mengemuka ketika terjadi aksi yang berujung kerusuhan di DPRD Mimika pada Rabu (21/8) lalu. Dalam orasinya, pendemo menyerukan referendum.

Kapolres Mimika Agung Marlianto mengatakan, pendemo dalam orasinya bergeser dari penolakan rasis menjadi referendum Papua merdeka. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top