Alasan Mobil Baru Jokowi, Bekas SBY Sudah Kerap Mogok

publicanews - berita politik & hukumMobil Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pemerintah telah mengadakan lelang pengadaan mobil Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para menteri kabinet mendatang dengan anggaran Rp 147,2 miliar. Saat ini Jokowi dan kabinetnya masih memakai mobil bekas pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan, mobil Mercedes-Benz S600 Guard warisan SBY yang kini dipakai Jokowi sudah kerap mengalami gangguan bahkan pernah mogok.

"Berkali-kali, power window-nya enggak jalan, elektriknya enggak jalan, lantas pernah semua sound system di dalam mobil bunyi," kata Heru, Kamis (22/8).

Kepala Biro Umum Kementerian Sekretariat Negara Piping Supriatna menambahkan, mobil presiden pernah mogok saat kunjungan kerja di Kalimantan Barat 2017, juga saat di Pondok Pesantren Gontor, Ponorogo.

"Saat ini mengalami masalah pada pengaturan gas," ujar Piping.

Rencananya, mobil yang akan ditunggangi Jokowi tetap buatan Jerman, yaitu Mercedes-Benz dan BMW. BMW menawarkan seri 7 Security Vehicle F02 dan Mercedes dengan model S-Class.

Mobil yang ditawarkan BMW memiliki fitur keamanan yang canggih. Mobil berlapis baja tahan peluru sekaliber 0,44, termasuk senjata AK-47 hingga granat.

Mobil baru juga akan dipakai menteri Kabinet Kerja jilid 2. Sebelumnya para menteri memakai Toyota Crown Royal Saloon, mobil bekas kabinet era SBY. Menteri mendatang akan memakai mobil BMW atau Mercedez Benz dengan kualifikasi A1 dengan mesin 3.500 cc, enam-slinder atau sport utility vehicle (SUV) 3.500 cc, enam-silinder.

Namun, pengadaan mobil baru ini mendapat penolakan sejumlah politisi. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengatakan pengadaan mobil menteri belum mendesak karena Indonesia masih mengalami defisit anggaran Rp 120 triliun.

"Kalau penggantiannya karena mau kendaraan model baru, itu namanya tersier. Kita lihat kondisi kita defisit masih Rp 120 triliun," ujar Grace di Jakarta, Kamis (22/8) malam. Hal senada disampaikan Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid.

Namun, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menganggap pergantian kendaraan presiden dan menteri sudah sewajarnya. Ia menyebut usia mobil yang dipakai saat ini sudah 10 tahun, sudah waktunya diganti. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top