Obituari

Kartunis Pencipta Panji Koming Meninggal Dunia

publicanews - berita politik & hukumEmpat tokoh dalam strip komik Panji Koming Dwi Koendoro Brotoatmojo. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sosok di balik strip komik Panji Koming, Dwi Koendoro Brotoatmojo, menghadap Sang Pencipta, Kamis (22/8) pukul 12.14 WIB, di Rumah Sakit Premier Bintaro, Tangerang, Banten. Kartunis yang melahirkan sosok jenaka itu berpulang pada usia 78 tahun.

"Karya-karyanya abadi bersama #PanjiKoming. Semoga segala amal baik dan baktinya mengantarkannya ke haribaan Tuhan," tulis @hariankompas, Kamis pagi. Kisah Panji Koming setiap pekan tampil di Kompas edisi Minggu sejak 14 Oktober 1979.

Mendiang Dwi Koen kelahiran Banjar, Jawa Barat, 13 Mei 1941, mengawali kiprah di media sejak bergabung dengan grup Kompas Gramedia pada 1976 sebagai karyawan bagian tata artistik dan ilustrator.

Atas saran kartunis Kompas G.M.Sudharta, Dwi koen menciptkan strip komik yang mengambil tokoh utamanya Panji Koming, yang hidup pada masa Kerajaan Majapahit. Tapi, kartunnya itu juga diartikan sebagai singaktan 'Kompas Minggu'. Arti lain dari koming adalag bingung atau gila.

Ada empat tokoh dalam komik tersebut. Panji Koming sebagai tokoh utama digambarkan sebagai pemuda kelas menengah bawah. Pria lugu dan peragu itu memiliki pacar bernama Ni Woro Ciblon yang cantik, pendiam, dan sabar.

Pada setiap kisah yang hadir secara mingguan itu, Panji Koming memiliki kawan setia bernama Pailul, sosok yang konyol namun lebih terbuka dan berani bertindak. Kekasih Pailul bernama Ni Dyah Gembili, perempuan gemuk yang selalu bicara terus terang.

Dalam menapaki karir di grup media milik Jacob Oetama itu, pada 1979 Dwi Koen diangkat menjadi Kepala Bagian Produksi PT Gramedia Film (1979-1983). Kemudian Kepala Bagian Produksi Audio Visual PT Gramedia Film bidang dokumenter, film iklan, animasi, dan grafis serta slide program dan studio perekaman (1984) dan Staf Redaksi Harian Kompas.

Jenazah Dwi Koen disemayamkan di Bintaro Jaya Sektor 4, Jl. Cucur Barat 5 blok F3/10. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top