Polri Sebut Kerusuhan di Fak Fak Ulah Kelompok Kecil

publicanews - berita politik & hukumMassa membakar sejumlah bangunan di Fak Fak, Papua, Rabu (21/8). (Foto: kabarfakfak.com)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polri menyebut kerusuhan di Kabupaten Fak Fak dan Mimika, Papua Barat, hari ini akibat ulah sekelompok oknum yang sengaja memprovokasi.

"Memang ada provokasi tapi udah diidentifikasi. Ada simbol-simbol yang diamankan," kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di kantornya, Rabu (21/8).

Ia membenarkan di balik peristiwa pembakaran kantor Dewan Adat dan Pasar Tumburuni di Fak Fak ada oknum yang mendalangi sehingga tercipta konsentrasi massa sejak Selasa (20/8) malam.

"Iya kita dalami, hanya sekelompok kecil. Kita berhasil lokalisir dibantu oleh masyarakat yang tidak setuju dengan tindakan kelompok tersebut," ujarnya.

Kapolres Fak Fak bersama aparat TNI dan Polri berada di lokasi guna mengamankan massa. Begitu juga Polda Papua Barat mengirim Brimob dari Makassar sekitar 100 personel.

"Polda Sultra juga memberangkatkan tim ke Sorong dan Fak Fak," Dedi menambahkan.

Kerusuhan di Fak Fak berbuntut aksi massa di Mimika. Mereka awalnya mengusung misi damai, namun berubah melempari gedung DPRD Mimika dengan batu.

Dedi membantah Polri melakukan penyerangan terhadap massa yang berbuat anarkis dengan senjata api.

"Saya tegaskan seluruh aparat di sana, Polri dan TNI, tidak dibekali peluru tajam. Semua pendekatan profesiol dan humanis," ia menandaskan.

Diketahui aksi demo tersebut akibat rasa kecewa terhadap insiden yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang beberapa waktu lalu. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top