Remisi Hari Kemerdekaan

Sebanyak 2.790 Napi Bebas, Kemenkumham Hemat Anggaran Makan Rp 184,5 Juta

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - Sebanyak 130.383 narapidana memperoleh Remisi Umum (RU) Hari Kemerdekaan. Kemenkumham mengungkapkan, dari 199.263 napi yang diusulkan mendapat RU 2019, sebanyak 127.593 orang menerima RU I atau penguarangan sebagian. Sisanya sebanyak 2.790 warga binaan (WBP) menerima RU II atau langsung bebas.

"Melalui pemberian remisi ini diharapkan seluruh WBP selalu patuh dan taat kepada hukum/norma yang ada sebagai bentuk tanggung jawab kepada Tuhan YME maupun sesama manusia,” ujar Menkumham Yasonna H. Laoly di Jakarta, Sabtu (17/8).

Sementara itu Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami mengatakan, pemberian remisi merupakan reward dari pemerintah untuk mereka yang patuh dan taat selama menjalani masa pidana. Hal ini untuk mengimplementasikan Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan sebagaimana telah ditetapkan dalam Peraturan Menkumham Nomor 35 Tahun 2018.

“Pemberian hak kepada narapidana tidak rumit, tidak sulit, tidak berbelit-belit, dan mengubah hari menjadi menit. Dengan pemberian remisi, biaya makan WBP juga mengalami efisiensi,” Sri Puguh menjelaskan.

Berdasarkan Sistem Database Pemasyarakatan tanggal 14 Agustus 2019, jumlah WB seluruh Indonesia ada 265.151 orang. Rinciannya sebanyak 199.263 orang napi dan 65.888 tahanan.

Narapidana terbanyak penerima RU 2019 berasal dari Sumatera Utara, yakni 16.503 orang. Kemudian Jawa Barat 14.096 napi, Jawa Timur 13.319 napi.

Dengan pemberian RU 2019, pihak Kemenkumham mengklaim berhasil menghemat anggaran makan narapidana sebesar Rp 184.573.590. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top