Jokowi Minta Izin Pindahkan Ibukota ke Kalimantan

publicanews - berita politik & hukumPresiden Jokowi dalam sidang Bersama DPR-DPD, Jumat (16/8). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta izin kepada seluruh rakyat Indonesia untuk memindahkan ibukota ke Pulau Kalimantan. Kepala Negara menyampaikan hal itu pada akhir pidato Kenegaraan HUT ke 74 RI di Gedung MPR, Jakarta, Jumat (16/8).

""Pada kesempatan yang bersejarah ini dengan memohon ridha Allah SWT, dengan meminta izin dan dukungan dari Bapak Ibu anggota dewan yang terhormat, para sesepuh dan tokoh bangsa terutama dari seluruh rakyat Indonesia, dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan," ujar Jokowi.

Jokowi yang mengenakan baju adat Sasak, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengatakan ibukota bukan sekadar simbol identitas bangsa. "Tetapi juga representasi kemajuan bangsa," ujarnya.

Namun, Jokowi belum menyebutkan nama kota daerah di pulau terbesar di Indonesia itu yang bakal dipilih sebagai pengganti Jakarta.

Sebelumnya, Ketua DPD Oesman Sapta dalam sambutannya menyatakan dukungan atas rencana pemerintah untuk segera merealisasikan pemindahan ibukota ke Kalimantan.

Pemilihan bakal ibukota pengganti, kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, akan benar-benar berada di tengah-tengah wilayah Indonesia.

Daerah itu memiliki risiko yang minim atas bencana gempa bumi, gunung berapi, tsunami, banjir, longsor, maupun kebakaran hutan dan lahan. Dari sisi sosial, daerah tersebut minimal potensi konflik sosial, dan sekitar wilayah memiliki budaya terbuka terhadap pendatang.

Berdasarkan lahan, harus terjamin ketersediaan air bersih dan bebas pencemaran lingkungan. Selain itu, ibukota baru harus dekat dengan kota yang memiliki infrastruktur seperti bandara, akses logistik, serta dekat dengan perairan.

Ibukota baru rencananya akan dibangun mulai tahun depan dan sudah bisa berfungsi pada 2024. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top